RUANG DAN WAKTU

Atik Rodiawati, S.Pd
17709251025
PPS Pendidikan Matematika 2017

Tulisan ini adalah refleksi dari perkuliahan Filsafat Ilmu pertemuan kedua pada tanggal 28 September 2017 di ruang I.02.4.01.02 bersama Prof. Dr. Marsigit, M.A. Refleksi kali ini akan membahas tentang ruang dan waktu.
Bapak Marsigit memberikan dua puluh lima pertanyaan filsafat. Pertanyaan pertama adalah “Ruangnya dimana?”. Jawabannya adalah kapan. Pertanyaan kedua adalah “Jam berapa?”. Jawabannya adalah dimana. Pertanyaan ketiga adalah “Anda itu apa?”. Jawabannya adalah hakekat. Pertanyaan keempat adalah “Anda itu siapa?”. Jawabannya adalah potensi. Pertanyaan kelima adalah “Anda darimana?”. Jawabannya adalah terpilih. Pertanyaan keenam adalah “Anda mau kemana?”. Jawabannya adalah memilih. Pertanyaan ketujuh adalah “Anda dimana?”. Jawabannya adalah di perbatasan. Pertanyaan kedelapan adalah “Anda dengan siapa?”. Jawabannya adalah dengan keputusan. Pertanyaan kesembilan adalah “Apa awalan Anda?”. Jawabannya adalah kesadaranku. Pertanyaan kesepuluh adalah “Apa akhiran Anda?”. Jawabannya adalah awalan. Pertanyaan kesebelas adalah “Siapa kekasih Anda?”. Jawabannya adalah milikku. Pertanyaan keduabelas adalah “Siapa yang Anda benci?”. Jawabannya adalah mitos.
Pertanyaan ketigabelas adalah “Anda mimpi apa?”. Jawabannya adalah belum tentu kenyataan. Pertanyaan keempatbelas adalah “Apa pekerjaan Anda?”. Jawabannya adalah membaca. Pertanyaan kelimabelas adalah “Apa bacaaan Anda?”. Jawabannya adalah sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Pertanyaan keenambelas adalah “Apa hobi Anda?”. Jawabannya adalah sintesis. Pertanyaan ketujuhbelas adalah “Apa penyakit Anda?”. Jawabannya adalah mitos. Pertanyaan kedelapanbelas adalah “Apa kekayaan Anda?”. Jawabannya adalah sintesis. Pertanyaan kesembilanbelas adalah “Siapa di luar dirimu?”. Jawabannya adalah anti-tesis. Pertanyaan keduapuluh adalah “Apa logika Anda?”. Jawabannya adalah analitik. Pertanyaan keduapuluh satu adalah “Apa kenyataan Anda?”. Jawabannya adalah sintetis. Pertanyaan keduapuluh dua adalah “Anda sedang apa di situ?”. Jawabannya adalah mengada. Pertanyaan keduapuluh tiga adalah “Mana hasilnya?”. Jawabannya adalah pengada. Pertanyaan keduapuluh empat adalah “Kapan Anda bangun?”. Jawabannya adalah ketika sadar. Pertanyaan keduapuluh lima adalah “Kapan Anda tidur?”. Jawabannya adalah ketika tak sadar.
Perbedaan sesuatu yang ada dan yang mungkin ada adalah sesuatu yang ada adalah semua yang ada di dalam pikiranmu, sedangkan sesuatu yang mungkin ada adalah semua yang berpotensi untuk ada. Misalnya, saat kita belum mengetahui nama seseorang maka nama seseorang tersebut sesuatu yang mungkin ada karena belum ada di pikiran namun nama tersebut berpotensi untuk diketahui. Sedangkan, ketika kita telah mengetahui nama seseorang tersebut maka nama tersebut menjadi sesuatu yang ada karena telah ada di dalam pikiran kita. Seseorang yang mampu berfilsafat adalah mampu menjelaskan yang tersulit sekali pun dengan bahasa yang paling mudah agar orang awam dapat memahami. Manusia bisa paham ruang dengan waktu dan manusia dapat memahami waktu di ruang. Sebenar-benar manusia hidup adalah sempurna di dalam ketidaksempurnaan dan tidak sempurna di dalam kesempurnaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DI BALIK PERKIRAAN MANUSIA

KECERDASAN REDUKSI

TOKOH FILSAFAT